Rabu, 07 Maret 2018

KONSEP DAN PENDEKATAN SISTEM PERENCANAAN PEMBELAJARAN



KONSEP DAN PENDEKATAN SISTEM PERENCANAAN PEMBELAJARAN

A.    Konsep perencanaan sistem pembelajaran
1.      Pengertian perencanaan pembelajaran
Menurut sugianto dan lise Perencanaan dalam kamus besar bahasa Indonesia mempunyai arti yaitu proses, pembuatan, cara merencanakan. Di sini perencanaan dapat diartikan sebagai suatu proses pembuatan rencana, model, bentuk, pola, kunstruksi suatu yang akan dilakukan. Sedangkan pembelajaran dibentuk dari kata dasar ajar yang berarti petunjuk yang diberikan kepada seseorang agar diketahui. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pembelajaran diartikan sebagai suatu proses, cara menjadikan orang atau makhluk hidup belajar. Pengertian pembelajaran di atas mengandung arti bahwa pembelajaran dilaksanakan tidak terbatas di ruangan saja atau hanya dengan mendengarkan, melainkan dapat juga dilakukan misalnya dengan cara membaca buku dan belajar di luar ruang kelas.
           Menurut Banghart dan Albert dalam Sugianto dan Lise mendefinisikan perencanaan pembelajaran sebagai usaha menggambarkan sifat-sifat aktivitas perencanaan pengajaran yang luas dan mencakup berbagai aktivitas perencanaan dalam sistem pendidikan. Menurut Philip Combs, perencanaan pengajaran merupakan suatu penerapan yang rasional dari analisis sistematis proses perkembangan pendidikan dengan tujuan agar pendidikan itu lebih efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan tujuan para murid dan masyarakatnya.
           Menurut Suryapermana (2017:185) perencanaan pembelajaran harus selaras, harus sesuai, harus sepadan, dan cocok dengan ranah dan konsep pendidikan dan pembelajaran yang bersemayam dalam pelukan kurikulum. Perencanaan pembelajaran juga merupakan cerminan dari sebuah disiplin ilmu pengetahuan, sehingga dalam langkahnya harus berjalan secara efektif dan efesien.
Berdasarkan pendapat para ahli di atas mengenai perencanaan pembelajaran dapat diartikan bahwa perencanaan pembelajaran adalah suatu proses awal dalam tahapan pembelajaran yang harus sesuai dengan konsep, pola dalam perkembangan pendidikan yang menjadi landasan agar pendidikan berjalan lebih efektif dan efisien sesuai dengan tujuan yang akan di capai.

2.      Prinsip perencanaan pembelajaran
Menurut sagala dalam Afandi (2009:149) prinsip perencanaan pembelajaran terdiri atas
a.   Menetapkan apa yang akan dilakukan oleh guru, kapan dan bagaimana cara melakukannya  dalam implementasi pembelajaran
b.   Membatasi sasaran atas dasar tujuan intruksional khusus dan menetapkan pelaksanaan kerja untuk mencapai hasil yang maksimal melalui proses penentuan target pembelajaran.
c.   Mengembangkan alternatif-alternatif yang sesuai dengan strategi pembelajaran.
d.   Mengumpulkan dan menganalisis informasi yang penting untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
e.  Mempersiapkan dan mengkomunikasikan rencana-rencana dan keputusan keputusan yang berkaitan dengan pembelajaran kepada pihak yang berkepentingan.
Menurut Afandi (2009:151) prinsip perencanaan pembelajaran terdiri atas:
a.       Menetapkan apa yang akan dilakukan oleh guru.
b.      Membatasi sasaran berdasarkan kompetensi (tujuan) yang hendak dicapai.
c.   Mengembangkan alternatif-alternatif pembelajaran yang akan menunjang kompetensi (tujuan) yang telah ditetapkan.

3.      Karakteristik perencanaan pembelajaran
Menurut banghart dan Trull dalam Fatimah (2015) terdapat beberapa karakteristik perencanaan pembeajaran yaitu:
a.    Merupakan proses rasional, sebab berkaitan dengan tujuan social dan konsep – konsepnya yang dirancang oleh banyak orang.
b.    Merupakan konsep dinamik, sehingga dapat dan perlu dimodifikasi jika informasi yang masuk mengharapkan demikian.
c.     Perencanaan terdiri dari beberapa aktivitas, aktivitas itu banyak ragamnya, namun dapat dikategorikan menjadi prosedur – prosedur.
d.  Perencanaan pengajaran berkaitan dengan pemilihan sumber dana, sehingga harus mampu mengurangi pemborosan, duplikasi, salah penggunaan dan salah dalam manajemennya.

4.      Manfaat perencanaan pembelajaran
Menurut Mulyasa (2008) terdapat beberapa manfaat dalam perencanaan penbelajaran yaitu:
a.   Menberi kejelasan dalam pencapaian kompetensi peserta didik dan prasyarat yang diperlukan oleh peserta didik untuk dapat mengikuti pembelajaran di sekolah
b.      Meningkatkan efisiensi dalam proses proses pelaksanaan
c.       Melaksanakan proses pengembangan berkelanjutan
d.    Dapat digunakann  untuk menarik sebagai suatu karya ilmiah bagi seorang pendidik    untuk dijadikan bahan usulan dalam kenaikan jabatan atau golongan.
Menurut Darwyn Syah dalam Fatimah (2015) terdapat beberapa manfaat dalam perencanaan pembelajaran yaitu:
a.       Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan.
b.      Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsure yang terlibat  dalam kegiatan.
c.       Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsure, baik unsure guru maupun unsure murid.
d.  Sebagai alat ukur efektif tidaknya suatu pekerjaan, sehingga setiap saat diketahui ketepatan dan kelambatan kerja.
e.       Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja.
f.        Untuk menghemat waktu, tenaga, alat – alat dan biaya.
 
B.     Pendekatan sistem dalam pembelajaran
  1.  Pengertian sistem
    Sistem adalah suatu konsep yang abstrak  yakni seperangkat komponen atau unsur-unsur yang saling berinteraksi untuk mencaoai suatu tujuan (Oemar, H:2002)

    Ciri utama suatu sistem (1) suatu sistem memiliki tujuan tertentu (2) untuk mencapai tujuan subeuah sistem memiliki fungsi-fungsi tertentu, (3) untuk menggerakkan fungsi, suatu sistem harus ditunjang oleh berbagai komponen (Sanjaya, 2008:2)

     
  2. Pengertian Pemndekatan sistem
    Pendekatan sistem adalah (1) alat atau teknik yang dirancang untuk memahami suatu  sistem, (2) suatu cara yang dilakukan secara ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan untuk melakukan berbagai analisis terhadap suatu sistem

     
  3. Pembelajaran sebagai suatu sistem
    Sistem pembelajaran merupakan suatu kombinasi terorganisir yang meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Bentuk sederhana pendekatan sistem dalam pembelajaran: 1) mengidentifikasi, 2) mengembangkan, 3) mengevaluasi, dan 4) merevisi

     
  4. Manfaat penerapan sistem dalam perencanaan pembelajaran
    Penggunan pendekatan sistem dalam perencanaan pembelajaran bermanfaat dalam
     
    a.      
    Dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kegiatan perencanaan
           pembelajaran

    b.     
    Menghasilkan rumusan rencana pembelajaran pembelajaran yang bermutu
    c.      
    Dapat menyusun sistem pembelajaran yang efektif





Tidak ada komentar:

Posting Komentar