KONSEP
DAN PENDEKATAN SISTEM PERENCANAAN PEMBELAJARAN
A. Konsep
perencanaan sistem pembelajaran
1. Pengertian
perencanaan pembelajaran
Menurut sugianto
dan lise Perencanaan dalam kamus besar bahasa Indonesia mempunyai arti yaitu
proses, pembuatan, cara merencanakan. Di sini perencanaan dapat diartikan
sebagai suatu proses pembuatan rencana, model, bentuk, pola, kunstruksi suatu
yang akan dilakukan. Sedangkan pembelajaran dibentuk dari kata dasar ajar yang
berarti petunjuk yang diberikan kepada seseorang agar diketahui. Dalam Kamus
Besar Bahasa Indonesia, pembelajaran diartikan sebagai suatu proses, cara menjadikan
orang atau makhluk hidup belajar. Pengertian pembelajaran di atas mengandung
arti bahwa pembelajaran dilaksanakan tidak terbatas di ruangan saja atau hanya
dengan mendengarkan, melainkan dapat juga dilakukan misalnya dengan cara membaca
buku dan belajar di luar ruang kelas.
Menurut Banghart dan Albert dalam
Sugianto dan Lise mendefinisikan perencanaan pembelajaran sebagai usaha menggambarkan
sifat-sifat aktivitas perencanaan pengajaran yang luas dan mencakup berbagai
aktivitas perencanaan dalam sistem pendidikan. Menurut Philip Combs, perencanaan
pengajaran merupakan suatu penerapan yang rasional dari analisis sistematis
proses perkembangan pendidikan dengan tujuan agar pendidikan itu lebih efektif
dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan tujuan para murid dan masyarakatnya.
Menurut Suryapermana (2017:185) perencanaan
pembelajaran harus selaras, harus sesuai, harus sepadan, dan cocok dengan ranah
dan konsep pendidikan dan pembelajaran yang bersemayam dalam pelukan kurikulum.
Perencanaan pembelajaran juga merupakan cerminan dari sebuah disiplin ilmu
pengetahuan, sehingga dalam langkahnya harus berjalan secara efektif dan efesien.
Berdasarkan pendapat
para ahli di atas mengenai perencanaan pembelajaran dapat diartikan bahwa
perencanaan pembelajaran adalah suatu proses awal dalam tahapan pembelajaran
yang harus sesuai dengan konsep, pola dalam perkembangan pendidikan yang
menjadi landasan agar pendidikan berjalan lebih efektif dan efisien sesuai
dengan tujuan yang akan di capai.
2. Prinsip
perencanaan pembelajaran
Menurut sagala
dalam Afandi (2009:149) prinsip perencanaan pembelajaran terdiri atas
a. Menetapkan
apa yang akan dilakukan oleh guru, kapan dan bagaimana cara melakukannya dalam
implementasi pembelajaran
b. Membatasi
sasaran atas dasar tujuan intruksional khusus dan menetapkan pelaksanaan kerja
untuk mencapai hasil yang maksimal melalui proses penentuan target
pembelajaran.
c. Mengembangkan
alternatif-alternatif yang sesuai dengan strategi pembelajaran.
d. Mengumpulkan
dan menganalisis informasi yang penting untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
e. Mempersiapkan
dan mengkomunikasikan rencana-rencana dan keputusan keputusan yang berkaitan
dengan pembelajaran kepada pihak yang berkepentingan.
Menurut Afandi (2009:151) prinsip perencanaan
pembelajaran terdiri atas:
a. Menetapkan
apa yang akan dilakukan oleh guru.
b. Membatasi
sasaran berdasarkan kompetensi (tujuan) yang hendak dicapai.
c. Mengembangkan
alternatif-alternatif pembelajaran yang akan menunjang kompetensi (tujuan) yang
telah ditetapkan.
3. Karakteristik
perencanaan pembelajaran
Menurut banghart
dan Trull dalam Fatimah (2015) terdapat beberapa karakteristik perencanaan
pembeajaran yaitu:
a. Merupakan
proses rasional, sebab berkaitan dengan tujuan social dan konsep – konsepnya
yang dirancang oleh banyak orang.
b. Merupakan
konsep dinamik, sehingga dapat dan perlu dimodifikasi jika informasi yang masuk
mengharapkan demikian.
c. Perencanaan
terdiri dari beberapa aktivitas, aktivitas itu banyak ragamnya, namun dapat
dikategorikan menjadi prosedur – prosedur.
d. Perencanaan
pengajaran berkaitan dengan pemilihan sumber dana, sehingga harus mampu
mengurangi pemborosan, duplikasi, salah penggunaan dan salah dalam
manajemennya.
4. Manfaat
perencanaan pembelajaran
Menurut Mulyasa (2008)
terdapat beberapa manfaat dalam perencanaan penbelajaran yaitu:
a. Menberi
kejelasan dalam pencapaian kompetensi peserta didik dan prasyarat yang
diperlukan oleh peserta didik untuk dapat mengikuti pembelajaran di sekolah
b. Meningkatkan
efisiensi dalam proses proses pelaksanaan
c. Melaksanakan
proses pengembangan berkelanjutan
d. Dapat
digunakann untuk menarik sebagai suatu
karya ilmiah bagi seorang pendidik untuk dijadikan bahan usulan dalam kenaikan
jabatan atau golongan.
Menurut Darwyn Syah dalam Fatimah (2015) terdapat
beberapa manfaat dalam perencanaan pembelajaran yaitu:
a. Sebagai
petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan.
b. Sebagai
pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsure yang terlibat
dalam kegiatan.
c. Sebagai
pedoman kerja bagi setiap unsure, baik unsure guru maupun unsure murid.
d. Sebagai
alat ukur efektif tidaknya suatu pekerjaan, sehingga setiap saat diketahui
ketepatan dan kelambatan kerja.
e. Untuk
bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja.
f.
Untuk menghemat waktu,
tenaga, alat – alat dan biaya.
B. Pendekatan
sistem dalam pembelajaran
- Pengertian
sistem
Sistem adalah suatu konsep yang abstrak yakni seperangkat komponen atau unsur-unsur yang saling berinteraksi untuk mencaoai suatu tujuan (Oemar, H:2002)
Ciri utama suatu sistem (1) suatu sistem memiliki tujuan tertentu (2) untuk mencapai tujuan subeuah sistem memiliki fungsi-fungsi tertentu, (3) untuk menggerakkan fungsi, suatu sistem harus ditunjang oleh berbagai komponen (Sanjaya, 2008:2)
- Pengertian
Pemndekatan sistem
Pendekatan sistem adalah (1) alat atau teknik yang dirancang untuk memahami suatu sistem, (2) suatu cara yang dilakukan secara ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan untuk melakukan berbagai analisis terhadap suatu sistem
- Pembelajaran
sebagai suatu sistem
Sistem pembelajaran merupakan suatu kombinasi terorganisir yang meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Bentuk sederhana pendekatan sistem dalam pembelajaran: 1) mengidentifikasi, 2) mengembangkan, 3) mengevaluasi, dan 4) merevisi
- Manfaat
penerapan sistem dalam perencanaan pembelajaran
Penggunan pendekatan sistem dalam perencanaan pembelajaran bermanfaat dalam
a. Dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kegiatan perencanaan
pembelajaran
b. Menghasilkan rumusan rencana pembelajaran pembelajaran yang bermutu
c. Dapat menyusun sistem pembelajaran yang efektif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar